Strategi Membeli Rumah Lewat KPR untuk Milenial & Gen Z
Harga rumah yang tinggi sering menjadi tantangan utama bagi Milenial dan Gen Z untuk memiliki hunian sendiri. KPR pun menjadi salah satu solusi bagi generasi muda untuk memiliki rumah tanpa harus menunggu dana terkumpul sepenuhnya.
Dengan KPR, membeli rumah bukan lagi sekadar impian, namun menjadi tujuan yang bisa direncanakan dan dicapai. Agar tidak menjadi beban finansial jangka panjang, penting untuk memahami langkah yang tepat. Simak strateginya berikut ini!
1. Perkirakan Budget Berdasarkan Harga Rumah dan Biaya Lainnya
Langkah pertama yang penting dilakukan sebelum mengambil KPR adalah memahami kemampuan finansial secara menyeluruh. Banyak orang yang hanya fokus pada harga rumah, padahal ada berbagai biaya lain yang juga perlu dipersiapkan sejak awal.
Berikut beberapa biaya yang perlu dipersiapkan ketika hendak mengambil KPR:
- Harga rumah
- Uang muka (DP)
- Biaya notaris dan balik nama
- Pajak pembelian
- Biaya provisi bank
- Biaya asuransi jiwa dan kebakaran
Pastikan juga cicilan bulanan tetap aman untuk kondisi keuangan Anda, idealnya 30 - 35% dari penghasilan bulanan. Perhitungan budget yang matang membantu Anda menentukan kisaran harga rumah yang realistis, memilih tenor yang sesuai, serta menghindari risiko gagal bayar.
2. Buat Rekening Khusus untuk Beli Rumah
Memisahkan tabungan rumah dari rekening utama adalah langkah sederhana namun efektif. Rekening khusus ini membantu Anda lebih disiplin dalam mengumpulkan dana untuk mengambil KPR rumah. Karena tidak tercampur dengan uang kebutuhan sehari-hari, risiko dana terpakai untuk hal konsumtif bisa diminimalkan.
Selain itu, rekening khusus juga membantu Anda memantau perkembangan tabungan secara lebih jelas. Anda bisa menetapkan target bulanan dan mengevaluasi apakah sudah sesuai rencana atau belum.
Agar lebih optimal, pilih jenis rekening yang minim biaya admin atau memiliki fitur autodebet. Hal tersebut membantu Anda untuk langsung menyisihkan sebagian penghasilan setiap bulan secara otomatis.
Lalu, berapa besaran tabungan yang bisa dialokasikan untuk KPR? Idealnya, Anda dapat mengalokasikan 20 - 30% dari penghasilan bulanan. Meski begitu, Anda bisa menyesuaikan besarannya dengan kebutuhan dan kondisi keuangan.
3. Atur Pengeluaran dengan Bijak
Gaya hidup konsumtif sering jadi tantangan terbesar bagi Milenial dan Gen Z yang dapat menghambat rencana pengambilan KPR. Pengelolaan pengeluaran yang bijak dapat membantu Anda memiliki rumah idaman lebih mudah.
Langkah pertama yang bisa dilakukan adalah mencatat seluruh pemasukan dan pengeluaran setiap bulan. Anda bisa mengetahui ke mana saja uang digunakan, lalu memilah mana kebutuhan utama dan mana yang bisa dikurangi. Prioritaskan pengeluaran penting seperti kebutuhan sehari-hari, tabungan, dan dana untuk DP rumah.
Anda juga bisa mengurangi pengeluaran-pengeluaran kecil yang bisa terakumulasi menjadi besar. Misalnya, biaya langganan layanan hiburan dan gym yang jarang digunakan, belanja online berlebihan, serta biaya admin transfer bank.
4. Investasi untuk Penghasilan Tambahan
Selain mengandalkan gaji bulanan, Milenial dan Gen Z juga bisa mempercepat rencana membeli rumah lewat KPR dengan investasi. Investasi dapat menjadi sumber penghasilan tambahan yang memperkuat kondisi finansial sebelum dan selama masa cicilan KPR.
Berikut beberapa pilihan investasi yang bisa dipertimbangkan:
- Jangka Pendek (1 - 2 tahun): Investasi risiko rendah yang mudah dicairkan, seperti reksa dana pasar uang dan deposito.
- Jangka Menengah (3 - 5 tahun): Investasi dengan imbal hasil lebih tinggi dari inflasi dan cenderung stabil, seperti obligasi.
- Jangka Panjang (Lebih dari 5 tahun): Investasi yang memberikan lindung nilai (hedging), seperti emas atau saham.
5. Cek Kredibilitas Developer
Ketika hendak mengambil KPR, jangan tergiur harga murah tanpa mengecek reputasi developer. Pastikan Anda memilih developer yang memiliki kredibilitas baik dengan portfolio yang jelas, tingkat penyelesaian pembangunan tinggi, dan reputasi positif di mata konsumen.
Pastikan juga legalitas project lengkap dan aman, mulai dari sertifikat tanah, izin mendirikan bangunan (IMB/PBG), hingga status lahan yang tidak bermasalah. Anda juga bisa mengecek apakah developer bekerja sama dengan bank-bank besar untuk KPR, karena biasanya bank telah melakukan penilaian terhadap kelayakan project tersebut.
6. Periksa Kondisi Rumah yang Akan Dibeli
Sebelum memutuskan membeli rumah, penting untuk melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik bangunan. Sebaiknya Anda tidak hanya mengandalkan brosur atau foto promosi, karena kondisi nyata di lapangan bisa saja berbeda.
Berikut beberapa aspek yang penting untuk dicek sebelum membeli rumah:
- Kualitas struktur bangunan, seperti dinding, atap, lantai, dan fondasi.
- Kejelasan spesifikasi bangunan yang ditawarkan, seperti desain, kualitas finishing, luas bangunan, hingga jenis material.
- Akses jalan, sistem drainase, dan keamanan area.
- Fasilitas umum di sekitar rumah, seperti tempat belanja, rumah sakit, dan sekolah.
Memastikan kondisi rumah yang akan dibeli akan membantu Anda menghindari biaya perbaikan di kemudian hari. Jika perlu, ajak orang yang lebih paham tentang teknis bangunan ketika melakukan survei rumah tersebut.
Temukan Rumah yang Tepat di Sutera NexenMembeli rumah lewat KPR memang membutuhkan usaha, namun bukan berarti tidak mungkin dilakukan. Strategi yang tepat akan membantu Milenial dan Gen Z dalam memiliki rumah idaman sesuai dengan gaya hidup dan kebutuhan.
Kini Anda bisa menemukan hunian yang tepat di Sutera Nexen, persembahan terbaru dari developer berpengalaman, Alam Sutera Group. Sutera Nexen menghadirkan pilihan hunian yang menjawab kebutuhan generasi muda yang aktif dan produktif.
Sutera Nexen menawarkan hunian dengan voice command yang didukung oleh konsep smart-living. Cocok untuk menjadi rumah pertama, Anda sudah bisa memiliki hunian dengan cicilan mulai Rp 4 jutaan/bulan. Anda pun bisa menikmati Nexen Hub yang lengkap dengan fasilitas podcast studio, children playground, communal space, dan meeting pods. Tak hanya produktivitas, Anda pun dapat menjaga kesehatan dengan fasilitas olahraga lengkap mulai dari kolam renang, indoor gym, hingga open air area.
Sutera Nexen terletak di lokasi strategis yang berjarak hanya 3 menit dari pintu Tol Balaraja Timur. Anda pun bisa mengakses berbagai fasilitas penting, seperti sekolah, rumah sakit, dan kawasan industri. Ingin tahu lebih lanjut? Hubungi kami melalui 0878-3110-3838 atau kunjungi Instagram Official Sutera Nexen di @suteranexen. Kunjungi show unit Sutera Nexen segera dan temukan hunian yang tepat untuk Anda!
